Kegiatan Pertama
Di sana kami bertemu dengan ketua yayasan mangrove Indonesia yaitu Pak Ikhsan selaku ketua yayasan mangrove Indonesia, Dia banyak sekali bercerita tentang apa itu mangrove, fungsi mangrove, jenis-jenis mangrove, produk-produk yang bisa di buat dari mangrove seperti sirup, dodol, cream muka, batik dan masih banyak lagi. Pak Ikhsan juga memberitahu kami beberapa lokasi-lokasi yang sekarang masih darurat mangrove seperti di rumah susun marunda,teluk naga. Setelah itu pak Ikhsan bertanya kepada kami "pernahkah adek-adek menanam 1 pohon dalam kurung waktu 6 bulan yang lalu?", dan kami menjawab "Tidak pernah" selanjutnya pak Ikhsan kembali bertanya " kalau 1 tahun yang lalu?", dan jawaban kami tetap sama. Pak Ikhsan memberitahukan kami kalau kami telah banyak berhutang oksigen karena kami hanya menghirupnya saja tapi tidak pernah untuk menanam pohon yang merupakan sumber oksigen setelah itu kami pun di infokan untuk menanam mangrove di rusun marunda cluster B.


Contoh produk dari mangrove
ini contoh bibit mangrove
Kegiatan Kedua
Kegiatan kedua kami langsung berangkat ke rusun marunda cluster B dan bertemu Pak Ikhsan dan 1 anggota dari yayasan mangrove Indonesia. Setelah itu kami mulai acara tersebut dengan doa agar semua lancar setelah doa kami pun beritahu tentang jenis-jenis mangrove yang akan kami tanam dan kami juga diajarkan cara menanam mangrove dengan benar. Selanjutnya kami pun turun langsung ke pesisir pantai untuk menanam mangrove dan ditemani oleh anggota dari yayasan mangrove.
Kami tidak boleh berada dalam air terlalu lama takutnya ada yang tidak kuat dan jatuh pingsan itu akan berbahaya jadi kami berada di air hanya sekitar 1 jam untuk menanam 160 mangrove setelah itu kami naik dan membersihkan diri dari lumpur.
Saat pengenalan tentang jenis-jenis mangrove
Bibit mangrove
Sebelum turun ke air
Keseruan saat mau turun ke air
Keseruan saat mau turun ke air
Keseruan saat mau turun ke air
Saat tiba di tempat penanamannya
Kami mulai menanam
Hampir semua mangrove sudah tertanam
Kami membersihkan diri dari lumpur
Kami membersihkan diri dari lumpur
Kegiatan Ketiga
Pada kegiatan ketiga kami kembali datang ke rusun marunda untuk melakukan pemeliharaan.
Sebelum turub untuk memelihara kami awali dengan doa agar semua lancar, di sana kami mengikat kembali tali-tali yang lepas agar mangrovenya tidak ikut terhempas oleh ombak dan kami juga membersihkan sampah-sampah yang tersangkut pada mangrove supaya mangrove tidak mati karena terikat oleh sampah-sampah tersebut.
Kegiatan Keempat
Pada kegiatan keempat tentu tidak jauh berbeda dengan kegiatan ketiga, kami mengecek kembali tali-tali yang mengikat mangrove ke bambu kalau ada yang lepas kami akan mengikatnya kembali dan tentu saja membersihkan sampah-sampah yang tersangkut pada mangrove.dan ternyata mangrove-mangrove yang kami tanam mulai bertambah tingginya.
Kegiatan Kelima
Pada kegiatan terakhir kami pun melalukan hal yang tidak jauh berbeda dengan pemeliharan sebelumnya. Tidak terasa kami telah 3 minggu melakukan pemeliharaan yang awalnya kami rasa sangat susah dan berat untuk kami lakukan tapi semua terbalaskan dan kami merasa sangat puas dari hasil jerih payah kami, Sekarang mangrove-mangrove yang kami tambah sudah tinggi-tinggi berbeda sekali dengan waktu kami menanamnya.
Mangrove yang kami tanam setelah 3 minggu
Video di saat kami akan meninggalkan pesisir pantai












Tidak ada komentar:
Posting Komentar